https://www.journal.scientic.id/index.php/asci/issue/feed Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES) 2026-06-02T02:52:38+00:00 Sanubari Rela Tobat scientific.journal@scientic.id Open Journal Systems <p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;"><strong>Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES) </strong></span>published twice a year the first issue will be published in June 2023. This journal discusses the topic of Community Service.</p> <p>This journal contains writings raised from the results of community service, especially in the fields of health and medicine as an effort to improve the academic atmosphere, as publications as a result of the dedication of lecturers, students, practitioners and the general public. Editors welcome contributions in the form of articles from lecturers and health experts for publication in this journal.</p> <p style="text-align: justify;"><strong>Manuscripts</strong> submitted must be original and have never been published in other media</p> <p><span lang="en"> </span></p> https://www.journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/245 Peningkatan Pemahaman Kesehatan Mental Remaja Melalui Edukasi di Era Modern pada Siswa Kelas XII SMAN 1 Sukomoro 2025-07-11T07:54:56+00:00 Riska Ratnawati riskaratnawati78@gmail.com Lestari Setyaningsih lestari.seyaningsih16@gmail.com Nadia Putri Pramasyla nnadiapramasyla07@gmail.com Rehan Izza Retiyandini izzaretiyandini@gmail.com Rista Adelya ristaade930@gmail.com Laili Muthmainnah muthmainnahai@gmail.com <p>Kesehatan mental remaja menjadi isu krusial di era modern, terutama di kalangan pelajar SMA yang rentang tekanan akademik, sosial, dan emosional. Berdasarkan observasi awal dilokasi pengabdia, ditemukan bahwa banyak siswa kelas 12 di SMAN 1 Sukomoro mengalami stres dan tekanan emosional menjelang ujian akhir dan masa transisi ke perguruan tinggi. Oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan untuk mencegah dan mengenalkan pentingnya menjaga kesehatan mental pada remaja, khususnya bagi siswa-siswi kelas 12 dilingkup SMAN 1 Sukomoro. Metode yang digunakan adalah ceramah edukatif interaktif dengan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan terkait definisi kesehatan mental faktor risiko internal dan eksternal, serta cara menjaga kesehatan mental yang baik. Kegiatan ini membuktikan edukasi secara langsung dapat meningkatkan pemahaman remaja terhadap isu psikologis yang mereka hadapi. Diharapkan kegiatan ini dapat menjadi model intervensi sederhana di sekolah untuk mencegah gangguan mental pada remaja.</p> 2026-06-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Riska Ratnawati, Lestari Setyaningsih, Nadia Putri Pramasyla, Rehan Izza Retiyandini, Rista Adelya, Laili Muthmainnah https://www.journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/351 Edukasi dan Skrining Faktor Risiko Hipertensi pada Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang 2026-05-29T01:32:40+00:00 Fidiariani Sjaaf vidiariani@gmail.com Debie Anggraini debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Nesi Meldi Pratiwi debieanggraini@fk.unbrah.ac.id <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang banyak ditemukan pada kelompok lansia dan menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Faktor risiko hipertensi pada lansia dipengaruhi oleh usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, indeks massa tubuh, konsumsi natrium, kebiasaan merokok, dan aktivitas fisik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan lansia mengenai faktor risiko hipertensi melalui edukasi kesehatan dan skrining sederhana di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan banner, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran indeks massa tubuh, serta wawancara faktor risiko hipertensi pada lansia. Kegiatan melibatkan 88 lansia hipertensi. Hasil skrining menunjukkan sebagian besar peserta berada pada kelompok usia lanjut (61,4%), berjenis kelamin perempuan (69,3%), memiliki riwayat keluarga hipertensi (61,4%), aktivitas fisik kurang baik (72,7%), serta konsumsi natrium kurang baik (77,3%). Kegiatan edukasi dan skrining ini meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengendalian faktor risiko hipertensi sejak dini. Pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah promotif dan preventif dalam pengendalian hipertensi pada lansia.</p> 2026-06-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fidiariani Sjaaf, Debie Anggraini, Nesi Meldi Pratiwi https://www.journal.scientic.id/index.php/asci/article/view/352 Pemberdayaan Lansia melalui Penyuluhan Gaya Hidup Sehat untuk Pencegahan Hipertensi di Puskesmas Lubuk Buaya 2026-05-29T01:31:46+00:00 Fidiariani Sjaaf vidiariani@gmail.com Debie Anggraini debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Nesi Meldi Pratiwi debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Chandra Adilla debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Desi Alifia debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Lismawati debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Maryeti Marwazi debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Nilas Warlem debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Tati Khairina debieanggraini@fk.unbrah.ac.id Yanti Fitri Yasa debieanggraini@fk.unbrah.ac.id <p>Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang paling banyak ditemukan pada kelompok lanjut usia dan menjadi penyebab utama komplikasi kardiovaskular. Peningkatan kasus hipertensi pada lansia dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko seperti usia, jenis kelamin, riwayat keluarga, pola konsumsi natrium, obesitas, aktivitas fisik, dan kebiasaan merokok. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan lansia melalui penyuluhan gaya hidup sehat sebagai upaya pencegahan hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Buaya Padang. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi kesehatan menggunakan media leaflet dan banner, pemeriksaan tekanan darah, pengukuran indeks massa tubuh, serta konseling terkait pola hidup sehat. Sasaran kegiatan adalah 88 lansia hipertensi yang mengikuti pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Lubuk Buaya. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar peserta berusia 60–74 tahun sebanyak 54 orang (61,4%), berjenis kelamin perempuan sebanyak 61 orang (69,3%), memiliki riwayat keluarga hipertensi sebanyak 54 orang (61,4%), aktivitas fisik kurang baik sebanyak 64 orang (72,7%), dan konsumsi natrium kurang baik sebanyak 68 orang (77,3%). Kegiatan penyuluhan berjalan baik dan peserta menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pola hidup sehat untuk mengontrol tekanan darah. Penyuluhan gaya hidup sehat diharapkan menjadi langkah promotif dan preventif dalam menurunkan risiko hipertensi pada lansia.</p> 2026-06-02T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Fidiariani Sjaaf, Debie Anggraini, Nesi Meldi Pratiwi, Chandra Adilla, Desi Alifia, Lismawati, Maryeti Marwazi, Nilas Warlem, Tati Khairina, Yanti Fitri Yasa