Trauma Kimia Basa

Authors

  • Hondrizal Universitas Baiturrahmah
  • Boy Hutaperi Universitas Baiturrahmah

DOI:

https://doi.org/10.56260/sciena.v3i6.176

Keywords:

trauma asam mata, trauma kimia mata

Abstract

Trauma kimia pada mata merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan mata. Trauma kimia mata dapat disebabkan karena adanya kontak dengan bahan kimia yang bersifat asam atau basa. Trauma kimia pada mata dapat mengakibatkan kerusakan kornea dan segmen anterior yang cukup parah serta kerusakan visus permanen tergantung lamanya kontak bahan kimia dengan mata dan kedalaman penetrasi bahan kimia. Wanita usia 40 tahun datang dengan mata merah dan penurunan penglihatan mata kanan sejak setelah terkena semprotan cairan pembersih lantai sejak empat jam sebelum masuk rumah sakit. Seketika itu mata terasa perih, terasa panas seperti terbakar, menjadi merah, dan pandangan kabur. Pasien juga merasa ada yang mengganjal pada mata kanannya dan mata menjadi berair terus menerus. Pasien merasakan nyeri kepala sebelah kanan berdenyut. Status oftalmologis okuli dekstra visus 1/60 (bed site). Bulbus oculi didapatkan epiphora (+), palpebra superior dan inferior didapatkan edema, konjungtiva kemosis (+), kornea didapatkan erosi dan iskemik pada sepertiga limbus temporal lateral. Diagnosis pasien trauma kimia asam ocului dextra grade II. Penatalaksanaan dengan irigasi mata dengan NaCl 0,9% 4-5 kolf sampai terapi pH netral diukur dengan kertas lakmus, moxifloxacin hydrochloride 0,5% 1 gtt per jam OD, chelating agent berupa EDTA (Etilen Diamin Tetra Asetat) tetes mata 5mg/ml 4x 1 tetes OD, vitamin C 2x100 mg tablet.

Author Biographies

Hondrizal, Universitas Baiturrahmah

Bagian Ilmu Kesehatan Mata RSUD M.Natsir, Fakultas Kedokteran

Boy Hutaperi, Universitas Baiturrahmah

Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUD M.Natsir, Fakultas Kedoktera

References

. Vaughan, Taylor, Paul. Oftalmologi Umum. Jakarta: Widya Medika; 2017.

. Ilyas S. Penuntun Ilmu Penyakit Mata. Edisi Ketiga. jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2008.

. Subagio S, Yusran M, Himayani R. Trauma Kimia Asam Okuli Dextra Acid Chemical Trauma at Dextra Oculi. J Kesehat dan Agromedicine.2019;6(1):894–8.

. Islamiyah S, Inayah Z. Trauma Kimia Okular dan Penatalaksanaanya. Jurnalmalahayati. 2023;10(3):1672–80.

. Afkar Zulkarnain Z, Sylvestris A, R R. Efek Genistein Topikal Terhadap Ekspresi Il-8 Pada Kornea Tikus (Rattus Novergicus Strain Wistar) Model Inflamasi (Trauma Kimia Basa). Saintika Med. 2017;9(2):70.

. Dua HS, Ting DSJ, Al Saadi A, Said DG. Chemical eye injury: pathophysiology, assessment and management. Eye. 2020;34(11):2001–19.

. Cahyana NW. Kegawatdaruratan Mata. Havivah, Fahriza R, editors. Jember: Jember University Press; 2020.

. Amajida S, Ayu NP, Octaviany E, Natan PC. Trauma Kimia Mata Yang Disebabkan Potassium Permanganat (KMnO4). J Oftalmol. 2023;5(3):111– 7.

. American College of Emergency Phycisians. Management of Ocular Complaints. Diunduh tanggal 24 September 2014 dari http://www.acep.org/content.aspx?id=26712

. American Academy of Ophthalmology. Chemical Burn. Diunduh pada 18 Maret 2015. http://www.aao.org/theeyeshaveit/trauma/chemical-burn.cfm

. Tsai, Denniston JC, Murray AK, I P. Oxford American Handbook of Ophthalmology. Oxford University Press Inc; 2011. 84–85 p.

. Singh P, Tyagi M, Kumar Y, Gupta KK, Sharma PD. Ocular chemical injuries and their management. Oman J Ophthalmol. 2013;83–66.

. Ulil AF. Efek Paparan Bioinsektisida Bacillus thuringiensis Terhadap Defek Epitel Kornea Mata Tikus Wistar. Published online 2015.

. Fish and Davidson. Management of ocular thermal and chemical injuries, including amniotic membrane therapy. Published online 2012:32.

. Chryssanti D, Ekol N. Trauma Kimia. Published online 2023.

Downloads

Published

2024-11-25

How to Cite

Hondrizal, & Hutaperi, B. . (2024). Trauma Kimia Basa. Scientific Journal, 3(6), 410–414. https://doi.org/10.56260/sciena.v3i6.176

Issue

Section

Systematic Literature Review

Most read articles by the same author(s)