Hubungan Risiko Kerentaan Oral dengan Status Nutrisi pada Lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin
DOI:
https://doi.org/10.56260/sciena.v5i2.373Keywords:
Lansia, Kerentaan Oral, Oral Frailty Index-8, Status Nutrisi, Mini Nutritional AssessmentAbstract
Latar Belakang: Proses penuaan pada lansia sering disertai dengan penurunan fungsi rongga mulut yang dikenal sebagai kerentaan oral. Kondisi ini dapat memengaruhi kemampuan mengunyah dan menelan sehingga berpotensi menurunkan asupan makanan dan berdampak pada status nutrisi lansia. Lansia yang tinggal di panti sosial memiliki risiko lebih tinggi mengalami masalah kesehatan oral dan gangguan nutrisi, sehingga perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui hubungan antara kedua kondisi tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan risiko kerentaan oral dengan status nutrisi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Subjek penelitian berjumlah 54 lansia yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Risiko kerentaan oral dinilai menggunakan Oral Frailty Index-8 (OFI-8), sedangkan status nutrisi dinilai menggunakan Mini Nutritional Assessment (MNA). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Sebagian besar responden berisiko mengalami kerentaan oral (83,3%) dan mengalami gangguan nutrisi (72,2%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara risiko kerentaan oral dengan status nutrisi pada lansia (p-value = 0,000). Lansia yang berisiko mengalami kerentaan oral sebagian besar memiliki gangguan nutrisi (70,4%), sedangkan lansia yang tidak berisiko sebagian besar memiliki status nutrisi normal. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara risiko kerentaan oral dengan status nutrisi pada lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Sabai Nan Aluih Sicincin. Oleh karena itu, diperlukan upaya penapisan dan intervensi dini terhadap kesehatan rongga mulut dan status nutrisi guna meningkatkan kualitas hidup lansia.
References
. Direktorat Statsitik Kesejahteraan Rakyat. Statsitik Penduduk Lanjut Usia 2024. Badan Pusat Statistik. 2024;Volume 21.
. WHO. Population Ageing. WHO [Internet]. 2025;(Population Ageing). Available from: https://www.who.int/news-room/questions-and-answers/item/population-ageing
. Ding F, Yu Y, Zhao J, Wei S, Zhang Y, Han JH, et al. The interplay of cellular senescence and reprogramming shapes the biological landscape of aging and cancer revealing novel therapeutic avenues. Front Cell Dev Biol. 2025;13(April):1–13.
. Ramadhana GN, Irsal I, Fitriany E. Hubungan Kehilangan Gigi dengan Status Gizi dan Kualitas Hidup pada Lansia di Kecamatan Balikpapan Timur. e-GiGi. 2024;13(1):166–73.
. Irie K, Mochida Y, Altanbagana NU, Fuchida S, Yamamoto T. Relationship between risk of oral frailty and awareness of oral frailty among community-dwelling adults: a cross-sectional study. Sci Rep [Internet]. 2024;14 (1):1–8. Available from: https://doi.org/10.10 38/s41598-023-50818-6
. Algra Y, Haverkort E, Kok W, Etten-jamaludin F Van, Schoot L Van. The Association between Malnutrition and Oral Health in Older People : A Systematic Review. Nutrients. 2021;1–13.
. Handoko SA, Kusdhany LS. Hubungan antara Kelemahan Fisik dengan Kelemahan Rongga Mulut pada Lansia. e-GiGi. 2024;13(1):27–36.
. Nomura Y, Ishii Y, Chiba Y, Suzuki S, Suzuki A, Suzuki S, et al. Structure and validity of questionnaire for oral frail screening. Healthc. 2021;9(1):1–8.
. Urgessa M. The Mini Nutritional Assessment tool’s applicability for the elderly in Ethiopia: validation study. PeerJ. 2022;10.
. Fatimah SH, Cahyawati WASN, Panghiyangani R. Hubungan Nilai Mini Nutritional Assessment (MNA) Dengan Lama Rawat Inap. Homeostasis. 2023;5(3):616.
. Siagian K V., Bahar A. Penurunan fungsi keadaan gigi dan mulut (oral hypofunction) terkait risiko sarkopenia pada lansia-Kajian Literatur. e-GiGi. 2023;11(1):70–8.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Fredia Heppy , Efriza, Natasya Syifa Anugrah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
