Profil Risiko Diabetes dan Sindrom Metabolik Berdasarkan Indeks Massa Tubuh dan Glukosa Darah Sewaktu di Bukik Batabuah

Authors

  • Dinda Aprilia Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Eva Decroli Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Alexander Kam Universitas Andalas, Padang, Indonesia
  • Yanne Pradwi Efendi Universitas Andalas, Padang, Indonesia.
  • Athari Fadhila Namanda Putri Universitas Andalas, Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56260/jurabdikes.v3i2.328

Keywords:

Sindrom metabolik, Glukosa darah sewaktu

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) dan sindrom metabolik merupakan masalah kesehatan global dengan peningkatan prevalensi setiap tahun. Indeks massa tubuh (IMT) dan kadar glukosa darah merupakan indikator penting dalam menilai risiko DM dan sindrom metabolik pada populasi komunitas. Tujuan: Mengetahui karakteristik indikator risiko DM dan sindrom metabolik berdasarkan IMT, GDS dan demografis masyarakat Bukik Batabuah tahun 2024. Metode: Penelitian deskriptif observasional terhadap 69 responden. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, IMT, kategori IMT, dan GDS. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil: Rerata usia responden 50,93 tahun, dengan mayoritas perempuan (76,81%). Rerata IMT 23,23 kg/m² dengan 24,64% responden tergolong overweight–obesitas. Rerata GDS 130,59 mg/dL dengan nilai maksimum 337 mg/dL menunjukkan adanya risiko gangguan glukosa. Kesimpulan: Populasi Bukik Batabuah menunjukkan risiko metabolik yang ditandai dengan IMT di atas normal. Skrining komunitas dan intervensi promotif-preventif diperlukan

 

Author Biographies

Dinda Aprilia, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

Divisi Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran

Eva Decroli, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

Divisi Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran

Alexander Kam, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

Divisi Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran

Yanne Pradwi Efendi , Universitas Andalas, Padang, Indonesia.

Divisi Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran

Athari Fadhila Namanda Putri, Universitas Andalas, Padang, Indonesia

Divisi Endokrinologi, Metabolik, dan Diabetes, Departemen Penyakit Dalam, Fakultas Kedokteran

References

. International Diabetes Federation. IDF Diabetes Atlas. 2025

. Tahapari DL, Soegondo S. Sindrom Metabolik. In: Alwi I, Setiati S, Syam AF, Sudoyo AW, Kolopaking MS, Nasution S. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam Edisi VII. PIP Interna. 2024;3077-81

. Ma RS, Chan JCN. Type 2 diabetes in east asians: similarities and differences with populations in europe and the united states. Ann. N. Y. Acad. Sci. 2013;64-92

. World Health Organization. Obesity and. Overweight. 2025

. Kemenkes RI. Survei kesehatan indonesia 2023. 2024

. Perkeni 2024. Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. PB Perkeni. 2024

. Anggraini, D., Yaswir, R., Lillah, L., & Husni, H. (2017). CORRELATION OF ADVANCED GLYCATION END PRODUCTS WITH URINARY ALBUMIN CREATININ RATIO IN PATIENTS WITH TYPE 2 DIABETES MELLITUS. INDONESIAN JOURNAL OF CLINICAL PATHOLOGY AND MEDICAL LABORATORY, 23(2), 107-110.

. Anggraini, D., & Zakiyah, N. J. (2024). Risk Factors of Type 2 Diabetes Mellitus in the Elderly. Nusantara Hasana Journal, 3(10), 34-40.

. Anggraini, D., Oktora, M. Z., & Hasni, D. (2025). Peran Indeks Aterogenik sebagai Penanda Komplikasi pada Diabetes Melitus Tipe 2: Tinjauan Pustaka. Scientific Journal, 4(2), 91-99.

. Lumsden MA, Hor K. Impact of obesity on the health of women in midlife. Royal College of Obstetricians and Gynecologists. 2015;17:201-8

Downloads

Published

2025-12-02

How to Cite

Aprilia, D. ., Eva Decroli, Kam, A., Efendi, Y. P., & Namanda Putri, A. F. (2025). Profil Risiko Diabetes dan Sindrom Metabolik Berdasarkan Indeks Massa Tubuh dan Glukosa Darah Sewaktu di Bukik Batabuah. Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan(JURABDIKES), 3(2), 135–138. https://doi.org/10.56260/jurabdikes.v3i2.328