Implementasi Food Safety di Lingkungan Rumah Sakit: Tinjauan Literatur

Authors

  • Rika Amran Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56260/sciena.v2i6.114

Keywords:

Keamanan pangan, Penanganan pangan, Rumah sakit

Abstract

Keamanan pangan adalah aspek kritis dalam menjaga kesehatan masyarakat. Data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa sejumlah kecil faktor yang terkait dengan penanganan makanan bertanggung jawab atas jumlah foodborne illness yang cukup besar di seluruh dunia. Kesalahan umum dalam penanganan makanan, seperti penyimpanan pada suhu yang tidak tepat, pemasakan yang kurang memadai, kontaminasi silang, dan personal hygiene yang buruk, dapat menyebabkan foodborne illness.Selain itu, penggunaan bahan kimia berbahaya dalam makanan juga dapat menjadi ancaman serius terhadap keamanan pangan. Dalam konteks ini, pemilihan dan penerimaan bahan makanan yang baik menjadi langkah awal yang sangat penting dalam menjaga keamanan pangan. Hal ini melibatkan pengawasan kualitas bahan makanan yang diterima, pemisahan antara makanan mentah dan makanan siap saji, serta menjaga kesesuaian temperatur selama penyimpanan. Kontaminasi silang, yang sering kali terjadi selama proses persiapan makanan, dapat dihindari dengan praktik yang cermat, seperti membersihkan peralatan dan meminimalkan waktu makanan berada dalam zona bahaya. Personal hygiene yang baik dari pekerja yang terlibat dalam penanganan makanan juga merupakan faktor kunci dalam menjaga keamanan pangan.Selain itu, fasilitas sanitasi dan peralatan yang bersih di rumah sakit juga sangat penting. Makanan yang aman dan pelayanan gizi yang tepat dapat berkontribusi pada penyembuhan pasien dan mencegah komplikasi. Standar pelayanan minimal di rumah sakit mencakup ketepatan waktu pemberian makanan, manajemen sisa makanan, dan ketepatan pemberian diet sesuai dengan kondisi pasien.Keseluruhan, menjaga keamanan pangan dan pelayanan gizi yang baik adalah hal yang sangat penting dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, terutama di lingkungan rumah sakit. Integrasi nutrisi dan keamanan pangan merupakan langkah yang mendukung proses penyembuhan dan kesehatan pasien secara optimal.

Author Biography

Rika Amran, Universitas Baiturrahmah, Padang, Sumatera Barat Indonesia

Fakultas Kedokteran

References

. Sharif L, Obaidat MM, Al-Dalalah M-R, others. Food hygiene knowledge, attitudes and practices of the food handlers in the military hospitals. Food Nutr Sci. 2013;4(03):245.

. Organization WH, others. WHO global strategy for food safety 2022-2030: towards stronger food safety systems and global cooperation. World Health Organization; 2022.

. Savelli CJ, Bradshaw A, Ben Embarek P, Mateus C. The FAO/WHO international food safety authorities network in review, 2004--2018: learning from the past and looking to the future. Foodborne Pathog Dis. 2019;16(7):480–8.

. Mamuaja CF. Pengawasan mutu dan keamanan pangan. Unsrat Press; 2016.

. Lestantyo D, Husodo AH, Iravati S, Shaluhiyah Z. Safe food handling knowledge, attitude and practice of food handlers in hospital kitchen. Int J Public Heal Sci. 2017;6(4):324–30.

. Anggraini, D., & Kumala, O. (2022). Diare Pada Anak. Scientific Journal, 1(4), 309-317.

. PRADITA YA. IMPLEMENTASI UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2012 TENTANG PANGAN (Studi Desa Nunuk Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu). UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA; 2017.

. Khotimah M. Gambaran penerapan food safety pada pengolahan makanan di instalasi gizi Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang. Skripsi Semarang Univ Negeri Semarang Diunduh dari http//lib unnes ac id/23334/1/6411411178 pdf. 2015;

. Kafetzopoulos DP, Psomas EL, Kafetzopoulos PD. Measuring the effectiveness of the HACCP food safety management system. Food Control. 2013;33(2):505–13.

. Wagner A, Schöne L, Rieger MA. Determinants of occupational safety culture in hospitals and other workplaces—results from an integrative literature review. Int J Environ Res Public Health. 2020;17(18):6588.

. Varzakas T. Hygiene and food sanitation. Handb Food Process Food Safety, Qual Manuf Process. 2015;35:73.

. Mustika S. Keracunan Makanan: Cegah, Kenali, Atasi. Universitas Brawijaya Press; 2019.

. Lee H, Yoon Y. Etiological agents implicated in foodborne illness world wide. Food Sci Anim Resour. 2021;41(1):1.

. Amsal A, Djabu U, Hafid F, Ichsan DS. Kualitas Mikrobiologi Dan Pengendalian Sanitasi Makanan Enteral Di RUmah Sakit Undata Palu Sulawesi Tengah. Promot J Kesehat Masy. 2019;9(1):42–52.

. Diliarosta S. Konsumen Sayur Berbasis Food Safety di Kota Padang. SEMESTA J Sci Educ Teach. 2019;2(2):59–63.

. Alqurashi NA, Priyadarshini A, Jaiswal AK. Evaluating food safety knowledge and practices among foodservice staff in Al Madinah Hospitals, Saudi Arabia. Safety. 2019;5(1):9.

. Mulyani R. Hubungan Karakteristik Pasien Dengan Kepuasan Pelayanan Gizi Di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit. J Ilm Keperawatan Sai Betik. 2017;10(2):231–9.

. Amanda EN, Anggraini D, Hasni D, Jelmila SN. Gambaran Tingkat Pengetahuan Tentang Pentingnya Konsumsi Serat Untuk Mencegah Konstipasi Pada Masyarakat Kelurahan Rengas Condong Kecamatan Muara Bulian/Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. J Kedokt dan Kesehat Publ Ilm Fak Kedokt Univ Sriwij. 2022;9(2):219–26.

. Irwanto, F. S., Hasni, D., Anggraini, D., & Febrianto, B. Y. (2023). Hubungan Pola Konsumsi Lemak Dan Sodium Terhadap Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Perempuan Etnis Minangkabau. Scientific Journal, 2(2), 63-74.

Downloads

Published

2023-11-06

How to Cite

Amran, R. (2023). Implementasi Food Safety di Lingkungan Rumah Sakit: Tinjauan Literatur. Scientific Journal, 2(6), 238–246. https://doi.org/10.56260/sciena.v2i6.114

Issue

Section

Systematic Literature Review